18
Jun

Ilmuwan Telah Membuat Mesin Cetak Makhluk Hidup

Mudheng dot com – Craig Venter membuat makhluk hidup pertama tahun 2010, bernama JCVI.Syn1.0, melalui transplantasi genom (genome). Tahun 2016, ia bersama tim menciptakan makhluk hidup buatan manusia pertama, bernama Syn3.0, yang sepenuhnya melalui proses DBT (Design, Build and Test) mereka sendiri, terdiri dari 531,560 base pair (Manusia = 3.2 miliar base pair) dan 473 gen, yang sangat sederhana, karena kerjanya baru bisa hidup dan berkembang biak saja.

Bila dibandingkan, makhluk hidup dengan gen paling sederhana yang bisa ditemukan di alam adalah Mycoplasma dengan panjang 525 gen. Jadi, makhluk hidup pertama buatan manusia ini masih lebih sederhana dari makhluk hidup alamiah yang paling sederhana.

Dan sekarang, mereka mengeluarkan prototip mesin cetaknya. Printer ini bukan berisi tinta, melainkan bahan kimia yang bisa mem-print kimia DNA, guanine, thymine, cytosine, and adenine, membentuk komponen-komponen biologis. Data genom bisa dikirim pada printer ini, dan printer ini akan mencetaknya.

Sejauh ini, printer tersebut sudah digunakan untuk mencetak template DNA, molekul RNA, protein dan partikel viral tanpa harus diintervensi prosesnya oleh manusia. Printer itu juga sudah digunakan untuk mencetak virus H1N1 dan sejumlah bakteri, untuk membuat vaksin, anti-virus dan anti-bakteri.

Untuk ke depannya, Venter telah bekerjasama dengan Elon Musk untuk membantu kehidupan manusia ketika nanti mengkolonisasi Mars, misalnya. Teknologi itu disebut ‘teleportasi biologis’, teknik ini memungkinkan ilmuwan mengirimkan genom dari Bumi ke printer di Mars, yang secara teoritis memungkinkan kita untuk ‘menjajah’ Planet Merah dari jauh.

“Saya pikir teleportasi biologis adalah apa yang sebenarnya akan memungkinkan kolonisasi Mars,” kata Venter kepada penulis biografi Ashlee Vance pada tahun 2015. “Elon dan aku telah membicarakan bagaimana ini bisa digunakan.”

Prototipe baru, yang disebut digital-to-biological converter (DBC), adalah mesin pertama yang dapat menerima urutan genetik melalui internet atau gelombang radio.

Itu berarti dapat mencetak empat basis kimia DNA – guanine, thymine, cytosine, and adenine (G, T, C dan A) – melalui remote control untuk membentuk berbagai komponen biologis.

Venter telah mengerjakan prototip ini selama bertahun-tahun. Sebuah studi terbaru menjelaskan bagaimana akhirnya mesin itu bisa menghasilkan senyawa biologis seperti template DNA, molekul RNA, protein, dan partikel virus tanpa intervensi manusia.

Dalam waktu dekat, mesin ini akan bisa mencetak barang-barang seperti makanan, vaksin, dan bentuk bakteri sederhana – dan mungkin suatu hari nanti sesuatu yang jauh lebih kompleks.

Barangkali impian Venter untuk mendepositokan beberapa mesin cetak di permukaan Mars masih bertahun-tahun nanti, karena pengiriman mesin itu harus menempuh 206 juta km (128 juta mil), tapi gagasan tentang kehidupan sintetis di Bumi tak lama lagi akan menjadi sesuatu yang biasa.


Dikutip dan dimuat ulang dari laman sciencealert.com

Tag: , , , ,

There are no comments yet

Why not be the first

Tinggalkan Komentarmu

%d blogger menyukai ini: