Menambang Asteroid Demi Kemaslahatan Manusia?

Mudheng dot comSebuah asteroid yang bernama Psyche 16 hampir seluruhnya terbuat dari logam besi dan nikel. Dinamai Psyche, diambil dari tokoh mitologi Yunani yang mendapatkan keabadian. Psyche 16 adalah salah satu asteroid paling besar yang telah ditemukan di sabuk asteroid sejauh ini, yang terletak di antara orbit Mars dan Jupiter. Temuan astronomi tersebut sudah saatnya menjadi bahan manusia untuk berefleksi terhadap realitas ekonomi dan interaksi manusia di dalamnya.

Dengan diameter 240 km, tidak ada asteroid lain di area sabuk asteroid yang jaraknya berdekatan dan sama besar—yang terbesar, Ceres, memiliki diameter 945 km—namun Psyche 16 menjadi tenar lantaran asteroid logam besi dan nikel menyelimuti, atau bahkan material utamanya.

Pihak NASA, alih-alih fokus pada proyek menerbangkan manusia ke Mars, justru kepincut mengobservasi asteroid tersebut. Jika NASA berhasil dalam misinya, Psyche akan memberi manusia kesempatan pertama mereka untuk menjelajahi dunia yang terbuat dari besi—bukan batu atau es. Psyche 16, ebuah asteroid yang hampir seluruhnya terbuat dari logam besi dan nikel.

Harta yang Tidak Siap Diterima Manusia

Psyche 16 adalah nukleus sebuah planet yang telah hancur. Struktur planet sejatinya mengikuti tabel kimia: material yang paling ringan berada di bagian terluar planet, dan yang paling berat di bagian terdalam. Hal ini disebabkan oleh adanya gravitasi ketika pertama kali planet terbentuk selama jutaan tahun. Jadi, gas-gas, seperti hidrogen, helium, oksigen dan sebagainya, berada di bagian terluar planet dan disebut oleh manusia sebagai “udara”, alias atmosfir. Sedangkan yang berat-berat, seperti besi, emas, platinum, uranium, dan lainnya, berada di bagian terdalam (inti) planet. Begitu juga di Bumi, karena Bumi adalah sebuah planet.

Perbandingan Psyche 16 dengan beberapa asteroid lain. Foto: universetoday.com

Karena bahan-bahan dari bagian terdalam planet ini diperlukan dan sulit didapat maka harganya mahal. Jadi bahan2 di bagian teradalam planet adalah mineral-mineral langka dan mahal; besi, emas, platinum, tembaga, kobalt, iridium, rhenium, plutonium, uranium, dan sebagainya. Karena Psyche 16 adalah sebuah nukleus dari suatu planet yang sudah terkikis kulitnya (mantel-nya), maka seluruh komposisi benda ini adalah mineral-mineral yang di Bumi sulit didapat; alias mahal.

Negara-negara di Bumi sangat bergantung pada mahalnya (karena susah didapatnya) mineral-mineral ini. Dan dengan kelangkaan itu, terciptalah “ekonomi”. Ekonomi pada dasarnya berdiri di atas kelangkaan sumber daya, mengikuti rentang kurva supply-demand, ditentukanlah harga atau nilai dari bahan-bahan langka ini, yang kemudian digunakan negara-negara untuk membangun infrastruktur. Biaya yang harus dikeluarkan oleh penduduk negara-negara ini dianggap wajar karena usaha proses ekstraksi bahan-bahan langka ini berimbang dengan harga tersebut.

NASA, yang tengah meninjau Psyche 16 ini, ataupun negara-negara yang sudah punya teknologi luar angkasa lainnya, bisa saja membawa Psyche 16 ke orbit Bumi. Bisa saja mereka membuat teknologi untuk menjatuhkan konten Psyche 16 ini pelan-pelan ke Bumi, sedikit-demi-sedikit, sehingga bisa dengan murah mendapatkan bahan-bahan mahal tadi, sehingga pasokan mineral yang dibutuhkan oleh manusia untuk membangun teknologi yang sebelumnya tidak mungkin dibangun karena kelangkaan mineral-mineral ini, dapat teratasi. Namun justru ini akan menjadi problem bagi ekonomi.

Masalahnya ada pada nilai total yang dikandung Psyche 16; dengan menggunakan nilai ekonomis dari bahan-bahan tersebut di Bumi saat ini; kontennya bernilai 10,000 Kuadrilliun dolar AS. Bandingkan dengan total ekonomi Bumi yang “hanya” 78 Trilyun dolar.

Bila “manusia” adalah satu kelompok ekonomi dan “administrator” adalah pengaturnya; dalam suatu tata masyarakat sosialistik yang ideal, ini mungkin tidak menjadi problem. Artinya 10,000 kuadrilliun dolar mineral itu akan segera menjadi harta kekayaan manusia. Tapi karena manusia terpisah ke dalam negara-negara dan merupakan sebuah jejaring ribuan kelompok-kelompok ekonomi yang membutuhkan perdagangan dalam membangun ekonomi, maka ia malah akan menjadi malapetaka. Negara-negara akan segera kehilangan komoditas ekspor karena mineral-mineral berharga yang sebelumnya mereka jadikan fundamen ekonomi akan segera kehilangan nilai.

Dengan demikian, Psyche 16 adalah tamparan keras bagi manusia untuk memikirkan ulang kehidupannya; mengapa benda yang demikian bernilai seperti Psyche 16, adalah harta yang tidak siap untuk diterima umat manusia.


Verdi Adhanta, pengamat amatiran yang hobi audio visual.

, , , , ,

Tinggalkan Komentarmu